Dalamindustri jasa bidang keuangan, produk yang dihasilkan adalah jasa dalam menyimpan, menyediakan dan mengolah uang dari konsumen yang menjadi nasabahnya. Liputan6.com, jakarta otoritas jasa keuangan (ojk) bersama berbagai kementerian/lembaga sedang menyusun dokumen mengenai taksonomi sebagai upaya mempercepat program pembiayaan dengan prinsip berkelanjutan di sektor jasa
Pelayaranmemiliki Undang-Undang tersendiri yaitu Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran. UU 17 tahun 2008 tentang Pelayaran mengatakan bahwa pelayaran adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.
Padamateri kali ini, para siswa SD kelas 5 akan diajak belajar bersama ibu guru Sri Wahyuni tentang Jenis-Jenis Usaha di Bidang Jasa yang tayang di SBO TV pada pukul 11.00 - 11.30 WIB.. Ada beberapa soal yang diberikan dalam materi kali ini, salah satunya berbunyi "Sebutkan jenis-jenis usaha di bidang jasa selain usaha pariwisata?".
Sebutkanelemen utama dalam manajemen proyek beserta tugasnya! 10. Apakah yang dimaksud dengan organisasi proyek? sebagai jasa kontraktor saja. Beragam peluang usaha kini terus berkembang. Informasi ini cukup bagus. Terlebih untuk yang tertarik terjun menjadi pengusaha. K3 di lingkungan proyek mulai dari kelengkapan Administrasi K3
TOLONGDI JAWAB YAHH! Jasa-jasa lingkungan dari usaha kemaritiman adalah, Pariwisata, Perhubungan & Kepelabuhanan, serta penampung (penetralisir limbah) Iklan Jawaban 3.4 /5 34 ayik27 nelayan,petani garam ,petani rumput laut karena diindonesia merupakan negara maritim yaitu negara yg mempunyai banyak laut. semoga membantu
Inimenyangkut peran berbagai macam industri di Indonesia. Mulai dari industri pertambangan, media, pendidikan, hiburan, hingga farmasi. Dalam Undang-Undang nomor 3 tahun 2014 dijelaskan Industri adalah seluruh bentuk dari kegiatan ekonomi yang mengelolah bahan baku dan atau memanfaatkan sumber daya industri, sehingga dapat menghasilkan barang
FtC9. Posisi Indonesia yang terletak di antara benua Asia dan Australia serta diapit oleh Samudera Pasifik dan Samudera Hindia menjadikan wilayah perairan laut Indonesia sebagai perairan berproduktivitas tinggi dengan daya dukung alam natural carrying capacity yang kuat. Selain itu, letak Indonesia di wilayah tropis dengan tingkat perubahan suhu lingkungan yang relatif rendah memungkinkan perkembangan berbagai hayati laut sehingga Indonesia dipandang dunia sebagai daerah “megabiodiversity”. Posisi geografis yang strategis ini menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang berpotensi besar baik dalam hal ekonomi maupun geo-politik. Sekitar 40% lalu lintas perdagangan barang dan jasa yang diangkut kapal melintasi perairan Indonesia. Dengan 75% wilayah Indonesia berupa laut dan wilayah pesisir coastal zone dengan kandungan sumberdaya alam yang kaya dan beragam, maka sektor kelautan merupakan sektor strategis bagi pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Sekitar 70% produksi minyak dan gas nasional berasal dari wilayah pesisir dan lautan offshore. Sumberdaya hidrokarbon, khususnya minyak dan gas yang tersedia di 60 titik cekungan masih sangat besar sedangkan yang sudah dieksploitasi relatif masih sedikit. Minyak, tersedia 86,9 miliar barel, dan baru dicadangkan untuk dieksploitasi 9,1 miliar barel, sedangkan yang sudah diproduksi baru mencapai 0,387 miliar barel. Gas, tersedia 384,7 Trillion Standard Cubic Feet TSCF, dan dicadangkan 185,8 TSCF, sedangkan yang sudah diproduksi hanya 2,95 TSCF Firmanzah, 2012. Posisi geografis Indonesia yang memungkinkan Indonesia untuk mendapatkan manfaat ekonomi politik yang lebih besar tersebut hanya dapat diraih bila Indonesia memiliki geo-politik, geo-ekonomi dan geo-strategis yang jelas dan terarah. Agar peran ekonomi kelautan dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kemakmuran bangsa dan selanjutnya memanfaatkan posisi geografis yang strategis maka diperlukan sebuah pergeseran paradigma pembangunan yang lebih memahami jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari dan negara kepulauan terbesar di dunia serta memadukan kekuatan ekonomi berbasis darat dan laut sebagai sinergi kekuatan ekonomi nasional. Perubahan pemikiran tersebut harus segera dilakukan mengingat perubahan lingkungan strategis antar bangsa yang sangat cepat sehingga posisi bangsa Indonesia di percaturan regional maupun global harus didasarkan kepada endowment yang memiliki daya saing dinamik di masa sekarang dan mendatang. Dalam rangka menuju kemajuan perekonomian Indonesia, maka diperlukan suatu formulasi kebijakan pembangunan kelautan nasional National Ocean Development Policy yang integral dan komprehensif yang nantinya menjadi payung politik bagi semua institusi negara, swasta dan masyarakat yang mendukung terwujudnya Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional. Guna menjadikan kelautan sebagai leading sector dalam pembangunan ekonomi, maka pendekatan kebijakan yang dilakukan harus mempertimbangkan keterkaitan antar sektor ekonomi dalam lingkup bidang kelautan maupun ekonomi berbasis daratan. Karena karakteristik daratan yang berbeda dengan laut, maka perlu dicari konsep yang dapat mengintegrasikan visi pembangunan yang sesuai dengan kondisi Indonesia sebagai Negara Kepulauan dengan luas laut yang dominan. Pembangunan kelautan nasional juga diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi rakyat secara komprehensif serta harus sinergi dengan grand strategi pembangunan nasional yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025, yakni pro-poor pengentasan kemiskinan, pro-growth pertumbuhan, pro-job penyerapan tenaga kerja dan pro-environment melestarikan lingkungan. Selain itu, sinergi antara eksekutif, legislatif dan yudikatif dalam memberikan guideline dalam pembangunan kelautan menjadi sangat menentukan. Dukungan legislatif terhadap eksekutif dalam menyusun rencana anggaran pembangunan yang terkait dengan bidang kelautan sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pembangunan kelautan nasional secara berkelanjutan demi kemakmuran rakyat.
Review TL aritanurlita June 17th 2013 Topik pagi ini yaitu “Jasa-Jasa Lingkungan laut” stay tune and get green knowledge from this Jasa-jasa lingkungan laut diantaranya ada 4 greeners yaitu 1Pngatur Proses-proses Ekologis 2Pengatur Iklim Global 3Sumber Keindahan dan Pariwisata 4Sumber Inspirasi dan Gagasan 1 Pengatur Proses-proses Ekologis diantaranya Sebagai Nursery, Feeding, dan Spawning ground. Lingkungan pesisir dan laut marjinal menyumbang sekitar 30% produktivitas di laut. Produktivitas bruto ekosistem terumbu karang dan estuaria mencapai 20g/C/m2/hari. Perairan dengan produktivitas fitoplankton yang tinggi mempunyai keanekaragaman hayati yg tinggi. Kehidupan larva tergantung pada ekosistem laut dangkal estuaria, mangrove, lamun, karang. Martosubroto dan Naamin 1977 korelasi yg cukup berarti antara luas hutan mangrove dgn produksi udang. Dixon 1989 nilai ekonomi hutan mangrove tidak semata nilai hutan tapi menyumbang terhadap nilai produktivitas perikanan lepas pantai. Ruitenbeek 1991 membuktikan manfaat tradisional hutan mangrove di Teluk Bintuniperikanan, perburuan, dan pengumpulan produk oleh penduduk setempat US$ 10 jt/tahun. Fungsi ekosistem padang lamun Sumber utama produktivitas primer, sumber makanan penting bagi organismedetritus, menstabilkan dasar yang lunak, dengan sistem perakaran yang padat & saling menyilang, tempat perlindungnya berbagai organism, tempat pertumbuhan bagi beberapa spesies yang menghabiskan masa dewasanya di lingkungan ini misal udang dan ikan baronang, sebagai peredam arus, sehingga perairan sekitarnya tenang, sebagai pelindung dari panas matahari yang kuat bagi penghuninya. Padang lamun merupakan ekosistem yang sangat mandiri dalam siklus hidupnya self sustainable system. Materi yang terbawa keluar dari padang lamun tidak lebih dari 10 %. Padang lamun mendukung rantai makanan, herbivora dan detritivora. Lamun dapat digunakan sebagai indikator biologis di perairan yang tercemar logam berat Cd, Pb, Cu, Zn. 2Pengatur iklim global Kerusakan Lapisan Ozon disebabkan karena emisi chlorofluorocarbon CFC dan juga timbulnya mutasi lethal dan mengancam rantai makanan. Pemanasan global Mempengaruhi distribusi habitat-habitat berkurangnya spesies yang tidak bisa bermigrasi tergenangnya mangrove dan pesisir peningkatan suhu permukaan air laut akan meningkatkan frekuensi & derajat badai & topan dan memperluas kawasan yang terpengaruh Kehidupan yang terdapat di laut dapat mengontrol konsentrasi CO2 di atmosfer. Gas CO2 di atmosfer sebanyak 700 miliar ton, di laut miliar ton. Radiasi UV-B di permukaan laut akan menyebabkan kematian fitoplankton sehingga penyerapan karbon tidak efisien maka tingkat kandungan CO2 meningkat. Komunitas fitoplankton juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan panas bumi melalui pengontrolan perluasan dan ketebalan awan yang melewati lautan. Jenis fitoplankton tertentu mengeluarkan zat yang cepat berubah menjadi gas reaktif terhadap sulfur dimetyl sulfide atau DMS pada saat lepas ke atmosfer senyawa tsb teroksidasi dengan cepat membentuk H2SO4. Cairan tersebut berperan sbg inti dalam proses kondensasi pembentukan butiran uap di permukaan Laut. 3Sumber keindahan dan pariwisata DKP memberikan pembobotan terhadap terumbu karang Taman Laut Kepulauan Takabonerate=35, Kepulauan Tukang Besi=35, Kepulauan Sabalana=34, Taman Laut Pulau Irian/Cendrawasih=34, Pulau Flores=34, Bunaken =28, Taman Laut Maluku/Banda=27, Kepulauan Riau=18 4Sumber gagasan dan inspirasi Kita ketahui greeners bahwa laut merupakan sumber gagasan dan inspirasi dalam berbagai hal. Dari penjelasan yang telah saya share sebelumnya, dapat diketahui bahwa laut memberikan jasa lingkungan yg besar baik ekosistem maupun untuk manusia. Maka dari hal tersebut, mari bersama-sama greeners untuk menjaga lingkungan laut!!
- Wilayah Indonesia didominasi perairan yang kaya akan sumber daya alam. Dengan potensi yang dimilikinya ini, Indonesia bisa mengembangkan dua sektor penting, yakni ekonomi kelautan dan ekonomi kedua istilah itu terdengar sama. Namun bila ditelusur lebih jauh, ekonomi kelautan dan ekonomi maritim itu berbeda. Pengertian ekonomi kelautan dan ekonomi maritim Menurut Achmad Taufiqoerrochman dalam buku Kepemimpinan Maritim, Sebuah Memoar 2019, ekonomi kelautan adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir, lautan, dan daratan. Kegiatan ekonomi tersebut menggunakan sumber daya alam serta jasa lingkungan kelautan untuk menghasilkan barang serta itu, dikutip dari buku Study Ekonomi Maritim 2020 karangan Akhirman, ekonomi maritim adalah kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan Transportasi laut Pembangunan serta pengoperasian pelabuhan Tempat pembuatan dan perawatan perahu atau kapal. Baca juga Pengertian Pelaku Ekonomi dan Tugasnya Bedanya ekonomi kelautan dan ekonomi maritim Meski merupakan kegiatan ekonomi yang sangat berperan penting bagi Indonesia, ekonomi kelautan dan ekonomi maritim memiliki beberapa perbedaan. Jelaskan perbedaan ekonomi kelautan dan ekonomi maritim! Perbedaan ekonomi kelautan dan ekonomi maritim adalah kegiatan dan tujuannya. Ekonomi kelautan berfokus pada pengelolaan sumber daya alam yang ada di wilayah pesisir, laut, maupun daratan.
Ekonomi maritim atau ekonomi kelautan merupakan salah satu bentuk kebijakan yang mengatur kegiatan perekonomian di bidang maritim atau kelautan. Bagi negara kepulauan atau berbentuk kepulauan seperti Indonesia, akan ada kebijakan ekonomi maritim. Penerapan dan pembuatan kebijakan bertujuan untuk meratakan pembangunan nasional, sehingga bisa ikut mewujudkan cita-cita pembangunan nasional. Lalu, seperti apa kebijakan di ekonomi maritim yang bisa mensukseskan pembangunan nasional? Sebelum membahas lebih jauh mengenai ekonomi maritim, maka bisa memahami dulu pengertiannya. Daftar Isi 1Apa itu Ekonomi Maritim?Kegiatan Ekonomi Maritim1. Industri Pembuatan Kapal 2. Industri Perbaikan Kapal 3. Layanan Penyeberangan Kapal 4. Industri Logistik 5. Tol Laut Upaya Pengembangan Ekonomi Maritim1. Perubahan Paradigma Pembangunan Nasional 2. Pembangunan Infrastruktur Maritim3. Menegakan Aturan Kemaritiman Perbedaan Ekonomi Maritim dan Ekonomi Kelautan1. Perbedaan Definisi2. Perbedaan Tujuan 3. Perbedaan Kegiatan Contoh Ekonomi Maritim1. Industri Pembuatan Kapal2. Industri Reparasi Kapal3. Industri Logistik Kapal4. Pembangunan Tol Laut Apa itu Ekonomi Maritim? Secara umum, ekonomi maritim adalah suatu kegiatan ekonomi yang terjadi di ruang lingkup bidang maritim atau kelautan. Pahami disini mengenai Contoh Kegiatan Ekonomi. Menurut Achmad Taufiqoerrochman 2019, ekonomi kelautan alias maritim merupakan kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir, lautan, dan daratan. Kegiatan ekonomi ini mencakup transportasi laut, industri galangan kapal, perawatan galangan kapal, pembangunan pelabuhan, dan kegiatan operasional apapun di pelabuhan tersebut, sehingga ekonomi di bidang maritim semua kegiatan kelautan. Baik yang terjadi di tepi pantai atau pesisir pantai maupun yang terjadi di tengah laut, khususnya zona laut yang masih menjadi wilayah suatu negara. Sebab sama seperti di daratan, lautan juga memiliki batasan wilayah antara satu negara dengan negara lainnya. Kegiatan perekonomian di bidang maritim adalah sesuatu yang pasti akan terus terjadi. Sebab kegiatan di laut memang cukup banyak, apalagi di Indonesia yang bentuknya sendiri adalah negara kepulaun. Kegiatan perekonomian ini tentunya perlu didukung dan disediakan fasilitas oleh pemerintah, karena menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat. Kebijakan-kebijakan ini juga termasuk ke dalam ekonomi maritim yang akan dibahas secara mendalam. Kebijakan ini untuk membantu mengatur segala kegiatan ekonomi di samudra, yang ikut mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Kemudian juga ikut berimbas pada perkembangan pembangunan di tanah air. Kebijakan ini dibuat juga untuk memastikan sumber daya laut bisa dimanfaatkan dengan baik dan bijak. Sekaligus bisa membuatnya tetap ada dengan menghindari eksploitasi yang berlebihan. Rekomendasi Buku Ekonomi Bentuk kegiatan ekonomi maritim kemudian sangat beragam, karena memang terjadi kegiatan ekonomi yang kompleks di perairan. Secara umum, kegiatan maritim yang bersifat ekonomi dan yang terjadi di Indonesia antara lain 1. Industri Pembuatan Kapal Kegiatan ekonomi maritim yang pertama adalah industri pembuatan kapal, dimana kapal merupakan moda transportasi di perairan atau laut. Industri pembuatan kapal akan membantu memproduksi kapal dengan model tertentu yang mengikuti standar yang ada. Kebijakan dalam industri ini kemudian diatur juga oleh pemerintah. Tujuannya tentu beragam, salah satunya untuk memastikan kapal yang dibuat memenuhi standar dan memiliki kualitas yang terjamin. 2. Industri Perbaikan Kapal industri kedua yang termasuk kegiatan ekonomi di bidang maritim adalah industri perbaikan kapal. Sesuai dengan namanya, industri ini menyediakan layanan perbaikan kerusakan pada kapal. Kegiatan perbaikan kapal tentunya termasuk kegiatan ekonomi, dimana ada proses transaksi keuangan di dalamnya. Kebijakan ekonomi mengatur industri perbaikan kapal agar sesuai dengan regulasi yang berlaku. 3. Layanan Penyeberangan Kapal Pernah menyeberang dari satu daratan ke daratan lain? Misalnya menyeberang selat Bali yang memisahkan antara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Proses menyeberang dilakukan dengan kapal, agar bisa terhubung antara dua pulau tersebut. Kegiatan penyeberangan kapal tersebut masuk ke dalam contoh kegiatan ekonomi maritim. Sebab selain terjadi transaksi juga mendukung kegiatan ekonomi lain yang dilakukan masyarakat. Misalnya liburan ke tempat wisata, proses penjualan produk oleh sebuah brand, dan lain sebagainya. 4. Industri Logistik Kegiatan maritim berikutnya adalah industri logistik, yakni kegiatan distribusi atau penyaluran pengiriman barang melewati jalur laut. Indonesia yang merupakan negara kepulauan melakukan kegiatan industri logistik laut secara teratur. Sehingga bisa menyuplai aneka kebutuhan masyarakat lintas pulau. Misalnya mengirimkan logistik berupa beras dari pulau Jawa ke Pulau Sulawesi, atau sebaliknya. 5. Tol Laut Berikutnya ada tol laut, dimana tol laut adalah ide atau konsep yang dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo. Ibarat tol di daratan, tol laut akan membantu lalu lintas kapal di Indonesia lebih lancar. Lewat kebijakan ini, proses menghubungkan antara satu pelabuhan dengan pelabuhan lain menjadi lebih mudah. Selain contoh kegiatan ekonomi maritim yang disebutkan di atas, masih banyak lagi jenis kegiatan yang berlangsung di perairan Indonesia. Setiap kegiatan ekonomi di lingkungan perairan, maka bisa dikatakan sebagai contoh atau bentuk kegiatan ekonomi maritim. Upaya Pengembangan Ekonomi Maritim Ekonomi maritim di tanah air perlu diupayakan untuk terus dikembangkan, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah. Berikut beberapa upaya meningkatkan ekonomi maritim di indonesia, antara lain 1. Perubahan Paradigma Pembangunan Nasional Upaya pertama yang bisa dilakukan pemerintah untuk mendukung pengembangan ekonomi maritim. Perubahan ini penting untuk mendukung pembangunan di bidang kelautan, sehingga pembangunan tidak hanya fokus di daratan tapi juga di laut. Pembangunan yang sudah mengalami perubahan paradigma akan membantu kegiatan ekonomi di kelautan bisa berkembang. Sehingga bisa mengembangkan perekonomian bidang maritim di tanah air secara nasional. 2. Pembangunan Infrastruktur Maritim Upaya kedua untuk mendukung perkembangan ekonomi kelautan di Indonesia adalah mengoptimalkan pembangunan infrastruktur. Misalnya membangun pelabuhan yang menyediakan berbagai fasilitas penunjang kegiatan di dalamnya. Sehingga proses melabuh kapal-kapal menjadi lebih mudah dan bisa diatur sebaik mungkin. Sekaligus memudahkan atau melancarkan proses pengangkutan barang maupun penurunan barang dalam kegiatan distribusi di jalur laut. Pembangunan infrastruktur akan mendukung kegiatan apapun di bidang kelautan. Seiring berjalannya waktu hal ini akan mendorong peningkatan kegiatan ekonomi di bidang maritim tersebut. 3. Menegakan Aturan Kemaritiman Upaya ketiga adalah menegakan aturan kemaritiman, yang berhubungan dengan pengaturan lalu lintas laut. Lalu lintas di perairan tidak kalah padat dengan lalu lintas di darat seperti di jalan raya dan jalan tol. Aturan lalu lintas perlu dibuat, karena bisa jadi ada kapal dari negara lain yang melintas di perairan Indonesia. Pembuatan aturan yang jelas dan mendukung ketertiban lalu lintas laut akan membuat kegiatan ekonomi di laut lebih tertata rapi. Sekaligus lebih terjamin keamanannya. Rekomendasi Buku Ekonomi Perbedaan Ekonomi Maritim dan Ekonomi Kelautan Ekonomi maritim dan ekonomi kelautan oleh beberapa orang dianggap sebagai kebijakan yang sama. Padahal, keduanya berbeda dan membuat kebijakan ini berdiri masing-masing. Supaya lebih mudah memahami perbedaan keduanya, berikut detailnya 1. Perbedaan Definisi Berdasarkan pengertian, ekonomi maritim dengan ekonomi kelautan memiliki perbedaan. Ekonomi maritim merupakan aktivitas perekonomian yang terjadi di pesisir laut dan segala kegiatan yang berhubungan dengan transportasi laut. Misalnya saja kegiatan menyeberang selat dengan naik kapal, kegiatan penyeberangan dengan naik kapal, proses distribusi barang lewat jalur laut menggunakan kapal, dan lain sebagainya. Sedangkan ekonomi laut adalah aktivitas perekonomian yang berhubungan pada hasil laut. Misalnya saja, seorang nelayan yang menangkap udang atau ikan di laut. Kemudian proses memancing ikan lewat kapal khusus yang menggunakan alat modern. Jadi, lalu lintas di laut masuk ke dalam kategori ekonomi maritim sementara aktivitas yang berhubungan dengan hasil laut. Maka merupakan kegiatan ekonomi kelautan, sehingga kedua istilah ini pada dasarnya berbeda. 2. Perbedaan Tujuan Perbedaan yang kedua adalah dari segi tujuan, dimana tujuan ekonomi maritim berbeda dengan ekonomi kelautan. Ekonomi maritim bertujuan untuk membangun daya saing bangsa, mengembangkan usaha galangan kapal, dan meningkatkan muatan armada kapal. Sementara tujuan ekonomi kelautan adalah untuk membangun wilayah atau daerah di sekitar laut. Kegiatan ekonomi yang dilakukan kemudian menghasilkan barang maupun jasa, artinya bisa menghasilkan produk. Produk ini yang kemudian bisa dijual karena memiliki nilai ekonomi. Misalnya ikan yang berhasil ditangkap oleh nelayan yang kemudian diolah menjadi ikan kering ataupun ikan asin. Ikan asin dan ikan kering ini adalah produk hasil kegiatan ekonomi kelautan. 3. Perbedaan Kegiatan Perbedaan terakhir atau yang ketiga dari kegiatan ekonomi maritim dan ekonomi kelautan adalah dari contoh kegiatannya. Kegiatan di dalam kedua jenis perekonomian berhubungan dengan air laut ini berbeda. Sebab sesuai dengan perbedaan tujuan yang dimiliki sesuai penjelasan sebelumnya. Segala kegiatan di laut yang menghasilkan produk baik barang maupun jasa adalah contoh kegiatan kelautan. Misalnya Petambak Garam. Petambak Udang. Nelayan. Pasar kapal apung. Pemburu Hewan Teripang. Usaha Pengawetan Ikan. Usaha pelelangan ikan. Jenis-jenis kegiatan tersebut menghasilkan barang, misalnya petambak garam di tepi laut. Kegiatan yang dilakukan akan menghasilkan garam laut yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Baik kebutuhan sendiri maupun dikirimkan ke pabrik-pabrik untuk diolah menjadi garam dapur beryodium, diberi brand, dan dikemas sesuai dengan standar produk yang berlaku. Sedangkan untuk contoh kegiatan ekonomi maritim adalah aktivitas yang berlangsung di laut. Baik itu di tepi laut maupun di tengah laut atau di tengah samudra. Contohnya adalah Industri pembuatan kapal. Industri reparasi kapal. Industri logistik pengiriman barang melalui laut. Jasa kapal untuk penyeberangan antar negara atau pulau. Jasa pergudangan laut. Aktivitas perekonomian pelabuhan. Terminal Peti Kemas. Jasa pernavigasian kapal laut. Wisata Bahari. Kegiatan di tepi laut dan di tengah laut yang tidak menghasilkan produk, kemudian masuk ke dalam kategori kegiatan ekonomi maritim. Misalnya saja jasa pergudangan laut yang menyediakan jasa gudang di area dekat laut. Sekilas, kegiatan antara ekonomi maritim dengan ekonomi kelautan sama-sama menghasilkan produk. Hanya saja proses dari hulu ke hilir pada ekonomi maritim lebih panjang dan melibatkan lebih banyak pihak. Contoh Ekonomi Maritim Sesuai penjelasan sebelumnya, kegiatan ekonomi maritim sangat beragam dan beberapa menghasilkan produk dengan proses yang sangat panjang. Beberapa lagi tidak menghasilkan produk melainkan menghasilkan suatu kebijakan yang mendorong kegiatan ekonomi. Supaya lebih mudah memahami secara mendalam tentang ekonomi maritim, berikut contoh-contohnya 1. Industri Pembuatan Kapal Industri pembuatan kapal membuat kapal dengan skala besar. 2. Industri Reparasi Kapal Industri reparasi kapal adalah industri yang melayani perbaikan badan kapal dan biasanya bergerak dalam skala besar. 3. Industri Logistik Kapal Merupakan kegiatan pengiriman barang yang dilakukan di laut menggunakan kapal. Kegiatan pengiriman barang dalam skala besar dan lintas pulau termasuk ke dalam kegiatan ekonomi maritim. 4. Pembangunan Tol Laut Lalu lintas laut bisa semakin padat terutama di jalur strategis misalnya di berbagai selat di Indonesia. Selain contoh yang disebutkan di atas, masih banyak lagi contoh ekonomi maritim. Apalagi di Indonesia dibangun tol laut yang mengatur lalu lintas bebas hambatan bagi kapal-kapal di perairan Indonesia. Penulis/Pujiati. Rekomendasi Buku Bisnis dan Wirausaha Dapatkan Buku-Buku Bisnis dan Wirausaha Lainnya di Buku Bisnis dan Wirausaha Baca juga artikel penting lainnya mengenai ekonomi Masalah Ekonomi Modern Dampak Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan Internasional FAQ Mengenai Ekonomi Maritim Apa saja contoh ekonomi maritim?Bisnis Industri Reparasi Kapal, industri pembuatan kapal sampai pada usaha logistik yang bisa memajukan perekonomian negara dan memenuhi kebutuhan masyarakat pesisir. Apa tujuan kegiatan ekonomi kelautan?Tujuan utamanya, yaitu bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya nelayan, pembudidaya ikan dan masyarakat kelautan perikanan lainnya, menghasilkan produk dan jasa kelautan. Apa sajakah manfaat dari ekonomi maritim?Manfaat yang paling terasa langsung adalah adanya kenaikan pendapatan dari adanya optimalisasi ekonomi maritim ini.
JAKARTA, - Bisnis pelayaran di Indonesia disebut berprospek besar, sebab baru 9 persen kargo luar tergarap porsi pelayaran nasional. Pengamat ekonomi energi Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti mengatakan, potensi besar bisnis pelayaran Indonesia akan didominasi oleh kebutuhan industri, terutama untuk energi fosil seperti batu bara, minyak mentah dan BBM. Menurut dia, dengan adanya integrated marine management bisa mereduksi ongkos transportasi. Selanjutnya ketika akses semakin mudah, pasokan bertambah maka harga akan semakin efisien. Karena itu, aksesibilitas menjadi hal yang penting dalam bisnis juga Meramal Peruntungan Bisnis Maritim 2022 “Ini harus didukung dengan demand yang juga kuat,” katanya dalam webinar Linking Investment and Business Prospects cof Integrated Marine Logistics in Indonesia An Outlook 2022 yang diselenggarakan Energy and Mining Editor Society E2S, Selasa 28/12/2021. Namun, prospek besar bisnis pelayaran memiliki ganjalan, yakni salah satunya perpajakan. Indonesian National Shipowners Association INSA berpendapat, beberapa regulasi, antara lain perpajakan yang terbit pada 2021, berdampak pada industri pelayaran nasional sehingga memengaruhi daya saing. Baca juga Indonesia Gelar Konferensi Bisnis Maritim Sedunia Skema kontrak ekspor Menurut INSA, porsi pelayaran nasional yang hanya 9 persen untuk kargo luar dinilai kurang optimal disebabkan antara lain skema kontrak ekspor. Kargo dari Indonesia untuk ke luar mengunakan skema FOB Free on Board. Pada skema ini pembeli mempunyai kewajiban menyediakan kapal. Dengan demikian pembeli akan mencari kapal yang memang sudah mempunyai networking atau relationship yang baik dengan mereka. “Pembeli produk Indonesia biasanya sudah mempunyai sister company di shipping industry. Ini yang menjadi hambatan. Diharapkan ada perubahan dari skema FOB ke Cost and Freight CnF, dimana eksportir yang menyediakan kapal,” kata Wakil Ketua Umum I INSA Darmansyah Tanamas, dalam webinar. Baca juga RI Jajaki Pelayaran Langsung ke Brunei Darussalam Perpajakan Darmansyah menambahkan, industri pelayaran nasional juga terkena dampak beberapa regulasi perpajakan. Peraturan yang memberatkan yakni Peraturan Menteri Keuangan Nomor 186 Tahun 2019 mengenai objek pajak. Aturan ini, menurut INSA, berdampak pada rendahnya daya saing pelayaran nasional."Kami sedang usaha untuk dapat keringanan atau insentif pajak dari pemerintah,” katanya. INSA berharap ada sejumlah hal dibebaskan dari PPN, yakni sebagai berikut penyerahan jasa angkutan umum di laut pembelian kapal impor, spare part dan alat kesehatan kapal jasa docking, jasa repair, jasa perbaikan kapal, jasa kapal di kepelabuhanan, jasa kapal di darat yang menjadi beban perusahaan pelayaran nasional makanan-minuman dan obat-obatan Kru kapal di atas kapal termasuk dalam kategori natura dan bukan penghasilam kru kapal, jasa penyewaan kapal. Tanggapan pemerintah Plt Kasubdit Pengembangan Usaha Angkutan Laut Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Raden Yogie Nugraha menjelaskan arah kebijakan utama transportasi laut nasional pada 2020-2024. Yakni, adalah mewujudkan logistik maritim dalam negeri yang dapat berdaya saing, peningkatan konektivitas terhadap jaringan pelayanan internasional, pengembangan pelabuhan hub internasional dan pelabuhan pendukung tol laut. Dari sisi armada, pemerintah berupaya memperkuat armada perkapalan nasional dalam mendukung sistem logistik. Ada enam poin penting dalam upaya memperkuat armada perkapalan, mulai dari sisi ekonomi, knowledge and skill, kemampuan teknologi, hingga regulasi. “Pemerintahan mencoba mendukung dari sisi peraturan dan payung hukum,” katanya menjawab permasalahan yang dihadapi INSA. Ada ancaman ketidakpastian Sementara menurut Staf Ahli Menteri Investasi/Kepala BKPM Bidang Ekonomi Makro Indra Darmawan mengatakan ada ketidakpastian yang akan mengubah pola perdagangan, sehingga para pelaku shipping industri harus antisipasi. Kenaikan harga logistik memaksa beberapa negara untuk mengubah pola perdagangannya. “Ini akan berdampak pada para pelaku shipping industry,” ujar Indra. PIS atasi tantangan dengan ubah bisnisnya jadi 3 Salah satu pemain industri shipping yakni PT Pertamina International Shipping PIS. Direktur Utama PIS Erry Widiastono mengatakan, pihaknya mengubah bisnis PIS menjadi tiga, yakni shipping, terminal BBM dan LPG, lalu marine logistic. Integrasi ketiganya dinilai mampu menjawab tantangan bisnis shipping di Indonesia. “Kami semua menghadapi tantangan yang menuntut perubahan bisnis dan perubahan dari company itu sendiri. Tidak hanya PIS, saya yakin semua pelaku bisnis logistic provider khususnya di bidang migas menuntut adanya perubahan,” kata Erry dalam webinar. Menurut Erry PIS juga berkomitmen mendukung dekarbonisasi. “Kami juga akan terapkan green cargo dengan penggunaan LNG, LPG, dan biodiesel. Untuk green port mengurangi port time dengan meminimalisasi polusi udara di pelabuhan, mengurangi emisi gas CO2 dengan mengatur kecepatan kapal keluar masuk pelabuhan mengubah bahan bakar infrastruktur pelabuhan,” ungkapnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
sebutkan jasa lingkungan dari usaha kemaritiman